DALAM BAHASA INGGRIS (BILINGUAL)
Ada beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum program pembelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dalam bahasa Inggris diterapkan di sekolah agar tujuan pembelajaran dapat dicapai sesuai dengan yang diharapkan. Beberapa hal tersebut diantaranya meliputi:
A. Guru Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Sekolah yang akan melaksanakan program ini harus memiliki guru yang mampu dan sanggup menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pengajar Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dalam bahasa Inggris. Oleh karena itu perlu dilakukan seleksi terhadap guru-guru yang ada di sekolah tersebut untuk mengetahui tingkat kesiapan mereka mengajarkan Matematika atau Ilmu Pengetahuan Alam dalam bahasa Inggris. Beberapa kriteria minimal yang seharusnya dimiliki oleh mereka diantaranya adalah sebagai berikut:
- Berlatar belakang pendidikan Matematika atau Ilmu Pengetahuan Alam (Biologi atau Fisika), minimal Diploma III (D3).
- Usia tidak lebih dari 45 tahun.
- Memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang cukup bagus yang diindikasikan oleh nilai TOEFL minimal 450. Sekolah bersama Komite Sekolah bertanggung jawab terhadap penyiapan guru untuk mencapai kemampuan kompetensi tersebut. Direktorat PLP menyediakan instrumen yang dapat digunakan untuk menyeleksi guru MIPA dalam berbahasa Inggris.
- Memahami Kurikulum 2004 beserta strategi dan metode pembelajaran yang mendukung keterlaksanaan Kurikulum 2004 di sekolah. Misalnya pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning).
- Memahami konsep dasar pembelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dalam bahasa Inggris.
- Memiliki komitmen yang tinggi untuk melaksanakan program ini.
- Tidak akan mutasi setidak-tidaknya dalam 3 tahun ke depan.
B. Guru Bahasa Inggris
Guru bahasa Inggris perlu dilibatkan dalam pembinaan program pembelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dalam bahasa Inggris agar dapat mendukung dan membantu memecahkan kesulitan-kesulitan yang dialami oleh guru MIPA dalam menjalankan program. Sekolah dapat melakukan seleksi terhadap guru bahasa Inggris di sekolah tersebut dengan kriteria minimal sebagai berikut:
- Berlatar belakang pendidikan bahasa Inggris minimal Diploma III (D3).
- Usia tidak lebih dari 45 tahun.
- Memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang cukup bagus yang diindikasikan oleh nilai TOEFL minimal 525.
- Memiliki kemampuan untuk dapat berkolaborasi dalam bentuk team teaching dengan guru Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam yang menjalankan program.
- Memahami konsep dasar pembelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dalam bahasa Inggris.
- Memahami Kurikulum 2004 beserta strategi dan metode pembelajaran yang mendukung keterlaksanaan kurikulum 2004 di sekolah. Misalnya pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning).
- Memiliki komitmen yang tinggi untuk melaksanakan program ini.
- Tidak akan mutasi setidak-tidaknya dalam 3 tahun ke depan.
C. Siswa
Siswa yang dapat mengikuti program ini harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
- Memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik
- Memiliki pemahaman Matematika dalam bahasa Inggris di atas rata-rata
Oleh karena itu, perlu dilakukan seleksi terhadap siswa yang mengikuti program ini. Untuk mengetahui kemampuan dan kompetensi siswa terhadap kedua bidang seperti tersebut, sekolah dapat mengembangkan instrumen sendiri atau menggunakan instrumen yang telah dikembangkan oleh Direktorat PLP. Seleksi siswa dilakukan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:
- Sosialisasi. Sekolah memberitahu semua siswa kelas I dan orangtua/wali murid kelas I mengenai pelaksanaan pembelajaran MIPA dalam bahasa Inggris dengan surat edaran kepada semua orangtua/wali siswa. Dalam surat edaran ini sebaiknya disebutkan bahwa karena berbagai keterbatasan, untuk sementara pada awal dilaksanakan program, sekolah baru akan menyelenggarakan pembelajaran MIPA dalam bahasa Inggris bagi siswa yang sudah dianggap siap mengikuti program. Sehubungan dengan hal itu perlu dilakukan seleksi dengan tes bahasa Inggris dan Matematika.
- Pernyataan ijin orangtua/wali murid. Sekolah minta pernyataan tertulis dari orangtua/wali murid yang menyatakan mengijinkan anaknya untuk mengikuti pembelajaran MIPA berbahasa Inggris apabila yang bersangkutan lolos seleksi.
- Tes seleksi. Semua siswa kelas I yang diijinkan oleh orangtua/walinya untuk mengikuti pembelajaran MIPA dalam bahasa Inggris mengikuti tes bahasa Inggris dan tes matematika. Pelaksana tes seleksi adalah SMP yang bersangkutan dengan disupervisi oleh petugas dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Setiap ruang diawasi oleh 1 (satu) orang pengawas dengan peserta 20 siswa.
- Koreksi. Koreksi pekerjaan peserta dilakukan oleh masing-masing pengawas dengan disupervisi oleh petugas dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Untuk menjaga reliabilitas penilaian, petugas dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota melakukan pengecekan kebenaran penilaian secara acak. Kunci jawaban disiapkan oleh Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama, apabila sekolah menggunakan instrumen yang dikembangkan oleh Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama.
- Penghitungan skor akhir (SA). Pengawas menghitung skor SA yang dicapai oleh masing-masing siswa dengan rumus berikut:
( 2a + b ) : 3 = SA
dengan: a = skor bahasa Inggris
b = skor Matematika
SA = skor akhir - Membuat daftar urutan siswa berdasarkan SA. Siswa diurutkan dari yang SA-nya tertinggi ke yang terendah.
- Menentukan siswa peserta pembelajaran MIPA dalam bahasa Inggris
- Pada dasarnya siswa yang berhak mengikuti pembelajaran MIPA adalah mereka yang SA-nya minimal 60,00 (jika menggunakan instrumen yang dikembangkan oleh Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama).
- Apabila jumlah siswa yang mencapai SA minimal 60,00 lebih dari 60, SMP yang bersangkutan dapat menyelenggarakan pembelajaran MIPA dalam bahasa Inggris untuk 2 (kelas) dengan siswa masing-masing kelas 30 – 40 siswa. Siswa peserta adalah mereka yang mencapai SA tertinggi sesuai daftar urutan siswa menurut SA.
- Pengumuman siswa kelas MIPA berbahasa Inggris. Sekolah mengumumkan daftar calon siswa kelas MIPA berbahasa Inggris.
Jumlah siswa yang mengikuti program ini sangat tergantung dari jumlah guru yang tersedia (sesuai dengan jumlah guru yang mampu mengajarkan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dalam bahasa Inggris) dan juga tergantung pada kemampuan mereka (sesuai dengan hasil tes yang dilakukan terhadap mereka). Sebagai catatan, hendaknya program ini tidak dipaksanakan pada semua siswa, tetapi diimplementasikan hanya pada siswa yang benar-benar merasa siap dan mampu untuk mengikuti program.
D. Sekolah Pelaksana
Implementasi terbatas program ini dimulai pada tahun ajaran 2004/2005, yang melibatkan sekolah Koalisi nasional. Sekolah Koalisi nasional dipilih karena sekolah ini diprospektifkan menjadi sekolah yang memiliki jaringan regional/internasional. Sekolah ini pada umumnya juga memiliki keunggulan-keunggulan dibanding dengan sekolah-sekolah lainnya dalam hal input, proses, dan output.
Keunggulan dalam input ditunjukkan oleh: kurikulum, tenaga kependidikan yang dimiliki khususnya guru Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam yang memiliki kemampuan berbahasa Inggris, fasilitas pendukung proses belajar mengajar, kesiapan siswa, kesiapan orang tua siswa, dana, dan dukungan Komite Sekolah. Keunggulan dalam proses ditunjukkan oleh karakteristik proses belajar mengajar yang telah dibuktikan efektif oleh sekolah. Dan keunggulan output ditunjukkan oleh prestasi akademik dan nonakademik yang melebihi rata-rata prestasi SMP umumnya. Sedangkan keunggulan kesanggupan ditunjukkan oleh komitmen kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan lainnya, yang diindikasikan oleh keantusiasan, semangat, tanggung jawab, dedikasi, dan dukungan moral serta intelektual yang selama ini telah diberikan kepada sekolah.
Ke depan, implementasi program ini dapat dilaksanakan secara mandiri pada seko

